The lifeblood of newspapers
Sangat sedikit
Sejarah Koran dikotori dengan bangkai gelar yang muncul sebagai tanda duka cita dengan sangat cepat saat editorial yang menyebarluaskan agama tidak cocok kedengarannya dengan logika komersial.
Eksekutif
Hirarki internal dan organisasi dari
Kenyataan dari masalah ini ialah kecuali kalau keuangan yang sehat, mereka tidak bisa tetap di bisnis. Mereka tidak dapat menjadi sehat kecuali kalau ada pasar untuk produknya; bahkan saat ada permintaan yang tetap untuk produk tsb, banyak
Penghasilan bagi
Dua sumber penghasilan yang ada bagi
Penghasilan sirkulasi diperoleh dari harga per sampul Koran, dilipatgandakan dengan penjualan kopiannya, sedikit komisi untuk agen. Komisi untuk agen variasi dari 30-40 % tiap harga sampul. Di berbagai Negara berkembang, pemerintah dengan aktif mencegah kenaikan harga dari
Di dalam lingkungan persaingan srt kbr, mereka memilih untuk menyulap rating periklanannya untuk mengejar shortfalls dalam harga per sampulnya daripada resiko penurunan sirkulasi.
Kualitas pers menarik Penghasilan
Segera setelah televisi menggantikan Koran sebagai media yang efektif dengan biaya terbesar dalam mencapai massa dalam iklan atas produk konsumen massa, teknik ‘target pemasaran’ telah dipersiapkan oleh pengiklan untuk menyocokkan produknya dengan karkater spesifik dari pembaca surat kabar.
Pembaca
Untuk menaikkan pasar pengiklan, kualitas jumlah pembaca atas sebuah srt kabar adalah jauh lebih penting dibandingkan kuantitas. Teknik penelitian kepuasan media sekarang membuatnya ada bagi pengiklan dan agensi, yaitu data yang sangat detil atas profil pembaca dari tiap
Perencana agensi media telah dilatih untuk menggunakan figure penelitian media yang mana untuk menjadi dasar rekomendasi bagi klien mereka.
Eksploitasi ruang putih.
Pemilik media dengan demografis yang ‘benar’ dan psikografis profil audiens memiliki pilihan yang lain untuk menjual ruang putih dengan tujuan ROP biasa untuk iklan. Pengelompokan penghasilan adalah daya tarik yang lebih besar bagi srt kbr dengan beberapa alas an : ini menarik aliran yang tetap dari iklan-iklan kecil perorangan, dan perundang-undangan dan peringatan keuangan dari badan hokum, dengan kisaran harga 30-40 persen lbh tinggi daripada ukuran ROP dalam menampilakan iklan. Seluruh pengghasilan yang diperoleh adalah bersih untuk Koran karena tidak ada komisi yang dibayar bagi agensi periklanan untuk klien langsung.
Srt kabar yang lebih sukses menghasilkan 60 persen dari total periklanan dari pengelompokan sendiri.
Kesimpulan
Kepribadian editorial dan daya tarik sebuah srt kbr menentukan apakah dia termasuk popular atau produk ‘kualitas’. Editor adalah berlaku bagi pengelola merk ats sebuah produk. Kecuali kalau editor sepenuhnya memahami kealamian si pembaca dan alas an mereka dalam membeli produknya, mereka akan menginginkannya.
Pers yang popular adalah secara berat bergantung pada penghasilan sirkulasi untuk pertumbuhan bisnis. Seperti srt kbr dapat mengejar
Pers yang ‘berkualitas’ akan menarik ketidakseimbangan tinggi suara periklanan untuk meningkatkan pasar produk karena mereka menawarkan focus pencapaian atas puncak piramida sosio-ekonomis dengan pembuangan sia-sia yang minimum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar