Minggu, 11 Oktober 2009

CAPITALISM CREATIVE

Capitalism Creative pertama kali dicetuskan oleh Bill Gates di depan World Economic Form, di Donas, Swiss. Tujuannya ialah untuk menghimbau perusahaan agar memperhatikan kaum miskin yang terpinggirkan oleh dahsyatnya kapitalis.

Perhatian yang diberikan ialah di bidang ekonomi, kesehatan dan social. Aplikasinya dalam perusahaan yaitu dengan mengeluarkan produk yang dapat membasmi kemiskinan dan menyelesaikan masalah yang diakibatkan karena orang miskin tidak memiliki modal. Jadi, perusahaan tidak hanya menghasilkan produk yang dikonsumsi oleh masyarakat miskin, namun juga dapat menjadi pelatihan/program pemberdayaan.

Sumber-sumber yang berperan dalam Capitalism Creative ini antara lain :

o Dunia usaha : memberikan pendanaan atau melalui CSR dari BUMN

o Masyarakat atau individu : dana dikumpulkan oleh kelompok masyarakat tertentu atau berasal dari kedermawanan kelompok elit (filantropi)

o Institusi pendidikan : dengan adanya pengembangan riset, development dan pelatihan pemberdayaan, contohnya PMPN mandiri.

o Pemerintah : sebagai fasilitator, network, dan dana.

Ternyata, Capitalism Creative sejalan dengan visi MbGs, dimana target-target MbGs ialah :

Ø Menurunkan tingkat kemisikinan dan kelaparan

Ø Meningkatkan pemerataan dan kualitas pendidikan

Ø Mengupayakan kesetaraan gender bagi perempuan

Ø Meningkatkan kesehatan

Ø Mengurangi angka kematian bayi

Ø Memberantas penyakit menular, seperti HIV AIDS

Ø Mengusahakan kelangsungan lingkungan hidup (ekosistem)

Esensi Capitalism Capital antara lain :

§ Social Capital : modal social atau jaringan distribusi

§ Intelek capital : modal intelek

§ Technology capital : modal teknologi

§ Financial capital : modal keuangan

CSR

CSR adalah komitmen suatu perseroan untuk turut serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan dalam peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat baik bagi perseroan itu sendiri , lingkungan tempat atau masyarakat pada umumnya dan masyarakat sekelilingnya ( UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan, Pasal 1 butir 3 )

Hal ini berarti terdapat kerja sama antara perusahaan dengan stakeholder yang berinteraksi secara langsung atau tidak langsung dengan perusahaan, termasuk aspek-aspek social dan lingkungan yang berguna bagi kelangsungan dan keberadaan perusahaan (sustainability )

Ada 3 hal yang dapat menjelaskan pemahaman konsep CSR :

* Perusahaan tidak mungkin mengatakan bahwa mereka tidak memiliki tanggung jawab social. Sebagai contoh, peusahaan Indorayon dalam memproduksi kertas memerlukan bahan baku dari pohon, sehingga dalam usahanya emreka melakukan penebangan pohon. Apabila pohon tidak ditanam kembali, maka pohon akan habis dan menyebabkan bencana banjir di lingkungan setempat.

* Eksistensi keberlangsungan hidup perusahaan juga bergantung dari stakeholder, buykan hanya dari hasil penjualan. Stakeholder meliputi : consumer, pemasok, orang tua, keluarga, masyarakat dan pemegang saham yang berhubungan baik secara langsung atau tidak dengan perusahaan.

* CSR tetap melakukan kegiatan dan tugasnya sehari-hari untuk emningkatkan keuntungan. Keuntungan tersebut juga dapat berupa image, nama baik, jangka panjang.

SEJARAH CSR

o Di Jerman,

· Gunawan, dkk.

Mereka merupakan korban PD II oleh Nazi di Jerman. Mereka menggugat bank-bank besar di Jerman ke Pengadilan Negeri di New York yang disebut dengan Glass Action.

Perusahaan yang mereka gugat ialah :

- Credit Swiss

- Union Bank of Switzerland

- Swiss Bank Corporation

Perusahaan tersebut digugat karena telah menerima hasil rampasan emas dari Negara-negara yang diduduki Jerman dan menahan asset-aset tabungan orang Yahudi.

· Di Perancis juga terdapat bank-bank yang dituntut atas hal yang sama

· Perusahaan-perusahaan asuransi terbesar di Jerman dan Italia juga menbgalami hal yang sama.

o Tahun 1961-1971 terjadi yang namanya Agent Orange,oleh tentara AS dalam Perang Vietnam. Mereka menghancurkan produksi bahan pangan karena dianggap sebagai tempat persembunyian musuh.

Inilah awal sejarah dari lahirnya CSR.

Awal lahirnya CSR adalah saat masyarakat menganggap bahwa perusahaan hanya memikirkan kepentingan dan keuntungan sendiri. Seiring dengan perkembangan waktu, mereka menyadari akan pentingnya keinginan/perlindungan mereka sehingga menuntut perusahaan untuk dapat memperhatikan masalah-masalah yang terjadi dan memiliki tanggung jawab social.

PENGERTIAN CSR

CSR adalah bentuk kontribusi perusahaan bagi pembangunan berkelanjutan. Dalam usaha berperan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat denagn mempertimbangkan faktor lingkunagn hidup. Jadi, dunia usaha tidak hanya memperhatikan catatan keuangan hasil usaha ( single bottomline) namun juga ekonomi, social dan lingkungan ( triple bottomline). Sinergi ketiganyalah yang disebut konsep pembagunan berkelanjutan .

Memang, perusahaan memiliki berbagai tekanan yang harus dihadapi, seperti :

- Meningkatkan daya saing

- Menerapkan prinsip Corporate Governance

- Memperhatikan keperntingan stakeholder yang semakin luas.

Maka dari itu, perusaahaan merasa perlu memikirkan pola-pola kemitraan dengan stakeholder agar dapat bekerja sama dalam pembangunan dan berkembang menjadi perusahaan yang mampu berdaya saing. Inilah yang disebut dengan CSR.

Menurut …

CSR adalah upaya bisnis yang tujuan akhirnya adalah menjamin keberlangsungan perusahaan tersebut.

Dalam mengupayakan hal tersebut, menurutnya ada tiga aspek penting, yaitu :

ü Sustainability Ekonomi

Perusahaan memang harus memperhatikan lingkungan dan social namun jangan sampai mempengaruhi perusahaan karena tetap harus mengingat tujuan utama perusahaan yaitu meningkatkan keuntungan sebesar-besarnya. Sustainability ekonomi dapat dilihat dari pencapaian keuntungan, bisnis yang strategis, pengembalian yang menarik bagi pemegang modal dan penjualan yang maksimal.

ü Sustainable Social

Memperhatikan nilai-nilai yang ada di dlaam masyarakat. Perusahaan memiliki dampak yang negative maupun positif bagi masyarakat. Dampak yang diharapkan oleh masyarakat ialah yang dapat meningkatkan derajat mereka, misalnya dengan membuka lapangan kerja. Denagn adanya CSR terhadap masyarakat sekitrar sebenarnya dapat memberikan manfaat bagi perusahaan yaitu keamanan dan kenyamanan.

ü Sustainable Lingkungan

Lingkungan yang baik penting bagi perusahaan dalam mendukung aktivitas perusahaan dan otomatis akan bergerak di bidang SDM.

Lingkunagn yang baik adalah dambaan setiap orang dan Global warming merupakan anacaman bagi umat manusia, dan yang paling dapat disalahkan adalah perusahaan.

Untuk itu, Perusahaan dapat melakukan usaha-usaha peduli lingkungan seperti :

- Menerapkan prinsip equibling

- Menggunakan teknologi yang ramah lingkungan

- Mengurangi emisi gas

Maka, CSR apabila dijalankan dengan baik dan benar akan berdampak baik bagi keberlangsungan perusahaan itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan liat-liat

silahkan liat-liat